SAR Evakuasi Korban Meninggal Dalam Sumur Di Bungo
![]() |
| Tim Basarnas Saat Evakuasi (Foto:Basarnas Jambi) |
Jambi - Tim SAR Gabungan berhasil evakuasi pria yang saat bersihkan sumur terjatuh kedalam sumur sedalam belasan meter yang ada gas beracunnya di Dusun Datar, Kecamatan Muko Muko Bathin VII, Kabupaten Bungo, Jambi dimana korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.
"Korban bernama Saja (26) warga setempat saat membersihkan sumur bersama rekannya Arifien (30) dengan cara menguras air sumur yang keduanya diduga berhidup gas beracun dan berusaha naik keatas, namun hanya Saja yang meninggal dunia," kata Komandan SAR Bungo, M Andri, dalam keterangannya, Selasa.
Tim SAR yang menerima laporan pada pukul 14.30 WIB kemudian menuju ke lokasi dan mencoba melakukan evakuasi, dimana korban Saja yang masih didalam sumur sedangkan rekannya Arifien berhasil naik keatas dan selamat dalam keadaan lemas.
"Saksi mengatakan korban Saja tidak bisa naik keatas dan saat dilihat saksi sudah meninggal dunia dalam sumur tersebut," kata M Andri.
Setelah Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi seorang pria yang terjatuh ke dalam sumur di Dusun Datar, Kecamatan Muko-Muko Bathin VII, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi pada Selasa (20/1/).
Korban atas nama Saja (26), warga setempat, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah diduga menghirup gas beracun di dalam sumur tersebut.
Kronologi kejadian bermula sekitar pukul 13.30 WIB saat korban sedang melakukan aktivitas pengurasan sumur, namun di tengah proses pembersihan, korban tiba-tiba tidak sadarkan diri di dasar sumur.
Saksi di lokasi menduga adanya kandungan gas beracun yang menyebabkan korban kehilangan kesadaran hingga tidak mampu menyelamatkan diri.
Aksi cepat pihak Pos SAR Bungo menerima informasi kejadian dari personil Damkar setempat dan menanggapi laporan tersebut, tujuh personil Rescue dari Pos SAR Bungo segera dikerahkan menuju lokasi kejadian dengan membawa peralatan lengkap.
Tiba di lokasi, tim langsung berkoordinasi dengan unsur Polsek Muko-Muko Bathin VII dan masyarakat setempat untuk melakukan evakuasi. Proses pengangkatan korban dilakukan dengan prosedur keamanan ketat mengingat adanya potensi gas berbahaya di ruang terbatas (sumur).
Pada pukul 14.45 WIB, korban berhasil dievakuasi ke permukaan dalam keadaan meninggal dunia. Jenazah korban segera diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka. Dengan diketemukannya korban, Operasi SAR secara resmi diusulkan untuk ditutup.(JP01)
