BPJN Jambi Siapkan Posko Mudik Hingga Peralatan Tanggap Bencana Hadapi Lebaran 2026
![]() |
| Kepala BPJN Jambi Dedy Hariadi |
Jambi - Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Jambi menyiapkan berbagai langkah strategis untuk memastikan kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2026.
Selain mendirikan 11 posko di sejumlah titik jalur nasional, BPJN juga menyiagakan puluhan peralatan berat untuk mengantisipasi bencana seperti banjir dan longsor di ruas jalan utama.
Kepala BPJN Jambi Dedy Hariadi mengatakan pihaknya telah memetakan sejumlah titik rawan bencana di wilayah Provinsi Jambi, terutama pada jalur lintas yang menjadi akses utama masyarakat saat mudik.
“BPJN Jambi telah menyiapkan posko Sapta Taruna serta menempatkan peralatan berat di beberapa titik strategis. Langkah ini dilakukan untuk memastikan apabila terjadi gangguan seperti banjir atau longsor di ruas jalan nasional, penanganannya dapat dilakukan dengan cepat sehingga arus lalu lintas tetap lancar,” ujar Dedy Hariadi.
Dedy Hariadi menjelaskan, berdasarkan pemetaan yang dilakukan BPJN Jambi, terdapat puluhan titik rawan bencana yang tersebar di beberapa ruas jalan nasional di wilayah Jambi. Titik tersebut meliputi potensi banjir, banjir rob, hingga longsor yang berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, BPJN Jambi menyiapkan sedikitnya 29 unit alat berat Disaster Relief Unit (DRU) yang terdiri dari mobil pick up, stamper, vibro roller, tandem roller, motor grader, dump truck, baby roller, backhoe loader, hingga excavator.
“Seluruh peralatan dalam kondisi siap operasional. Alat-alat ini ditempatkan di titik rawan banjir dan longsor untuk mempercepat penanganan apabila terjadi bencana alam,” jelasnya.
Selain peralatan, BPJN Jambi juga menyiapkan berbagai material pendukung seperti CPHMA, jembatan bailey, bronjong, gorong-gorong, geotekstil hingga aspal emulsi yang dapat digunakan untuk penanganan darurat di lapangan.
Dedy menambahkan, dalam menghadapi arus mudik Lebaran tahun ini, pihaknya juga melakukan koordinasi dengan berbagai instansi terkait seperti BMKG, BPBD, Dinas PUPR, TNI dan Polri guna memastikan kesiapsiagaan penanganan bencana maupun gangguan lalu lintas di jalur nasional.
“Kami terus melakukan koordinasi dengan seluruh stakeholder untuk kesiapsiagaan menghadapi musim hujan dan arus mudik Lebaran. Dengan sinergi ini diharapkan jalur transportasi tetap aman dan masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan lancar,” tutupnya.
BPJN Jambi juga memastikan bahwa pekerjaan konstruksi di sejumlah ruas jalan nasional akan dihentikan sementara selama masa arus mudik dan balik Lebaran guna mendukung kelancaran lalu lintas.(*)
