Kerugian Bank Jambi Rp143 Miliar Akibat Bobolnya Sistem
![]() |
| Dirreskrimsus Polda Jambi Kombes Pol Taufik Nurmandia Foto:Red |
Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Jambi Kombes Pol Taufik Nurmandia, di Jambi Rabu mengatakan saat ini tim Subdit II Perbankan masih terus melakukan pemeriksaan terhadap kasus bobolnya uang nasabah Bank Jambi dengan memeriksa pada saksi-saksi.
“Untuk total kerugian akibat peretasan atau bobolnya sistem keamanan Bank Jambi mencapai Rp143 miliar yang jumlah itu berasal dari lebih 6 ribu rekening nasabah yang uang mereka hilang di rekeningnya,” katanya.
Polda Jambi masih terus melakukan penyelidikan mendalam soal kasus tersebut, termasuk telah memanggil Direktur Bank Jambi pada beberapa hari lalu dan memeriksa para saksi lainnya.
Sementara itu Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan Bank Pembangunan Daerah (BPD) Jambi, Zulfikar mengatakan sampai saat ini sistem di Bank Jambi masih tahap perbaikan termasuk belum dibukanya akses Mobile Banking dan ATM Bank Jambi pasca dijebol hacker.
Hingga saat ini pihaknya masih menunggu assesment dari Bank Indonesia (BI) dimana proses assesment ini memakan banyak waktu karena harus melalui tahapan serta evaluasi menyeluruh soal Security Cyber.
Pihak Bank Jambi juga belum bisa memastikan apakah Mobile Banking dan ATM bisa diakses pada saat pembayaran tunjangan hari raya (THR).(JP06)
