BREAKING NEWS

Polda Sudah Panggil 6 Saksi Dugaan Pemalsuan Dokumen Yayasan Pengelola MBG

Jambi- Polda Jambi memastikan laporan dugaan pemalsuan dokumen yang menyeret yayasan pengelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus bergulir. Dalam proses penyelidikan yang masih berjalan itu, polisi mengaku telah memeriksa enam saksi hingga memanggil pihak terlapor untuk dimintai klarifikasi.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jambi, Kombes Jimmy Christian Samma mengatakan laporan tersebut saat ini masih dalam tahap pendalaman oleh penyidik Ditreskrimum Polda Jambi

Jimmy juga menyebut, meski laporan tersebut masih berstatus pengaduan masyarakat, penyidik telah melakukan serangkaian pemeriksaan terhadap sejumlah pihak yang berkaitan dengan perkara tersebut.

“Sudah kita periksa 6 saksi. Bahkan dalam proses ini juga sudah dilakukan pemanggilan terhadap terlapor,” kata Kombes Pol Jimmy kepada wartawan, Minggu (25/5/2026).

Sementara, dalam perkara dugaan pemalsuan dokumen tersebut, polisi juga menegaskan proses penyelidikan masih akan terus berkembang untuk memastikan ada atau tidaknya unsur pidana dalam laporan itu.

“Yang jelas ini akan kita lidik ya,” tegasnya.

Laporan pengaduan itu sendiri diketahui masuk ke Ditreskrimum Polda Jambi sejak 25 Maret 2026. Sejumlah pihak yang merupakan pengelola dapur program MBG di Jambi melaporkan dugaan persoalan dokumen terhadap yayasan pengelola MBG yang dikaitkan dengan Novilyan Dewi.

Dalam laporan tersebut, para pelapor meminta agar pihak yayasan dapat mempertanggungjawabkan dugaan persoalan administrasi dan kerja sama yang sebelumnya sempat menjadi polemik di lapangan.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jambi Kombes Erlan Munaji juga membenarkan bahwa laporan tersebut kini telah masuk tahap penyelidikan.

“Saat ini masih dalam proses lidik dan sudah dilakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pihak,” kata Erlan beberapa waktu lalu ke wartawan.

Ia memastikan penyidik akan menangani perkara itu secara profesional dengan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah.

Hingga kini, polisi juga belum menetapkan adanya tersangka karena proses penyelidikan masih berlangsung.(*)




Posting Komentar
ADVERTISEMENT
Designed by Jambipos
ADVERTISEMENT
Designed by Jambipos
ADVERTISEMENT