BREAKING NEWS

Dansatgas Karhutla Jambi Siagakan Personil Di Lapangan Cegahan Karhutla

 

Jambi - Pelaksana harian Komandan satuan tugas (Plh Dansatgas) Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) Jambi Brigjen TNI Nyamin minta para personil gabungan yang ditempatkan pada pos pengendalian kahutla untuk melakukan upaya pencegahan dan respon cepat bila terjadi karhutla di wilayahnya.

Hal itu disampakikan Brigjen TNI Nyamin yang juga Danrem 042 Gapu Jambi, usai memimpin apel pemberangkatan personil tim Satgas Karhutla Jambi, Kamis.

Satgas penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan Provinsi Jambi resmi memberangkatkan personel menuju wilayah penugasan.

Dalam amanatnya, Brigjen TNI Nyamin menyampaikan bahwa apel pemberangkatan ini merupakan bentuk kesiapsiagaan seluruh unsur yang tergabung dalam Satgas Karhutla menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau.

Ia menjelaskan personel yang diberangkatkan akan menempati 11 pos yang telah ditetapkan sebagai titik strategis dalam upaya pengendalian Karhutla di wilayah Provinsi Jambi.

"Hari ini kita memberangkatkan personel menuju ke 11 titik pos yang telah ditetapkan. Keberadaan pos tersebut merupakan garda terdepan dalam upaya pencegahan, deteksi dini, patroli terpadu, edukasi masyarakat, serta respons cepat apabila terjadi titik api," tegasnya.

Kepada seluruh personel yang bertugas di lapangan, Brigjen TNI Nyamin memberikan sejumlah penekanan penting. Pertama, seluruh personel diminta melaksanakan tugas secara profesional, disiplin, dan penuh rasa tanggung jawab serta tidak lengah terhadap setiap potensi munculnya titik api.

Kedua, mengutamakan langkah pencegahan melalui patroli rutin, sosialisasi kepada masyarakat, dan deteksi dini agar kebakaran dapat dicegah sebelum meluas.

Selanjutnya, dia menekankan pentingnya membangun koordinasi yang solid dengan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari BPBD, Polda Jambi, Manggala Agni, Dinas Kehutanan, pemerintah daerah hingga masyarakat di wilayah tugas masing-masing.

Menurutnya, keberhasilan penanganan Karhutla hanya dapat dicapai melalui sinergi dan kolaborasi yang kuat antarinstansi.

Selain itu, personel juga diinstruksikan untuk bertindak cepat, tepat, terukur, dan sesuai prosedur apabila menemukan titik api, sehingga potensi kebakaran dapat segera dikendalikan sebelum berkembang menjadi lebih besar. Di samping itu, keselamatan personel harus tetap menjadi prioritas utama dalam setiap pelaksanaan tugas di lapangan.

"Jaga keselamatan personel sebagai prioritas utama. Tidak ada keberhasilan operasi yang sebanding dengan keselamatan prajurit dan petugas di lapangan," ujarnya.

Kepada seluruh petugas agar mengedepankan upaya pencegahan sebagai langkah utama dalam penanganan Karhutla. Dengan kesiapsiagaan personel, dukungan sarana dan prasarana, serta sinergi seluruh unsur terkait, diharapkan Provinsi Jambi dapat terhindar dari bencana kebakaran hutan dan lahan yang berpotensi menimbulkan dampak lingkungan, kesehatan, dan sosial ekonomi bagi masyarakat.(*)



Posting Komentar
ADVERTISEMENT
Designed by Jambipos
ADVERTISEMENT
Designed by Jambipos
ADVERTISEMENT