BREAKING NEWS

Jawab Pandangan Fraksi DPRD: Gubernur Al Haris Beberkan Realisasi APBD 2025 dan Status Temuan BPK


 Gubernur Jambi, Al Haris, menyampaikan jawaban resmi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025. Rapat paripurna ini berlangsung di gedung DPRD Provinsi Jambi, Selasa (14/7/2026).

​Dalam kesempatan tersebut, Al Haris menyoroti capaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ke-14 yang diraih Pemprov Jambi. Ia berkomitmen terus memperbaiki tata kelola keuangan melalui penguatan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) dan manajemen risiko.

​Al Haris memaparkan bahwa realisasi pendapatan daerah tahun 2025 mencapai Rp4,30 triliun dari target Rp4,44 triliun (96,99%). Ia menjelaskan, ketidaktercapaian target dipengaruhi oleh penerapan pajak opsen dan relaksasi pajak kendaraan bermotor (PKB), serta penyesuaian penyaluran Dana Bagi Hasil sesuai regulasi pusat.

​"Pencatatan pendapatan provinsi kini hanya mencerminkan bagian hak provinsi, sementara bagian kabupaten/kota disalurkan real-time ke rekening daerah masing-masing sesuai domisili kendaraan. Ini yang menyebabkan potensi penerimaan provinsi berkurang sekitar 10% dibanding tahun sebelumnya," jelas Al Haris.

​Di sisi belanja, Al Haris menyebut realisasi anggaran difokuskan pada sektor produktif: pendidikan (95,33%), kesehatan (91,72%), dan pemberdayaan ekonomi kerakyatan (94,55%). Program-program tersebut diklaim berkontribusi nyata pada penurunan angka kemiskinan di Jambi hingga 6,89% pada September 2025—angka terendah sepanjang sejarah.

​Selain itu, pertumbuhan ekonomi daerah tercatat di angka 4,93% dengan tingkat pengangguran terbuka yang turun menjadi 3,99% per Februari 2026.

Posting Komentar
ADVERTISEMENT
Designed by Jambipos
ADVERTISEMENT
Designed by Jambipos
ADVERTISEMENT