PT PBP Perkuat Penanganan Karhutla di Muaro Jambi
Jambi - Sebagai wujud komitmen Perusahaan, PT Pesona Belantara Persada (PT PBP) turut serta memperkuat upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi.
Kebakaran yang terjadi pada lahan perkebunan masyarakat tersebut berlangsung selama enam hari, sejak 6 hingga 12 Agustus 2026.
Forest Protection (FP) PT PBP, Budo Kerisno, mengatakan PT PBP mengerahkan personel dan berbagai sarana pendukung untuk membantu operasi pemadaman.
Dalam mendukung pemadaman, kami menurunkan 12 personel pemadam kebakaran, dua set pompa pemadam, dua set material support, serta dukungan mobilisasi berupa empat alat berat, tiga unit mobil double cabin dan enam unit sepeda motor.
Perusahaan juga menyiapkan dua unit helicopter untuk mendukung operasi water bombing sesuai kondisi dan kebutuhan di lapangan. Kami juga mendapat dukungan sebanyak 10 personel dari PT PDIW dan 14 personel dari PT RHM.
Dalam upaya pengendalian kebakaran, PT PBP berkolaborasi dengan PT Wirakarya Sakti (PT WKS), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jambi, Manggala Agni Kabupaten Muaro Jambi, serta TNI/Polri.
Menurut Budo, kolaborasi lintas pihak tersebut menjadi faktor penting dalam menghadapi kebakaran, khususnya untuk mempercepat mobilisasi personel dan peralatan.
Selain mendukung pemadaman, langkah pencegahan juga disiapkan dengan meningkatkan keterlibatan masyarakat di sekitar wilayah rawan karhutla. Tim Forest Protection (FP) bersama tim sosial PT PBP, dengan didampingi pemerintah desa setempat, berencana membentuk Kelompok Masyarakat Peduli Api (KMPA).
Pembentukan KMPA ditujukan untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan keterlibatan masyarakat dalam upaya pencegahan, deteksi dini, pelaporan, serta penanganan awal kebakaran hutan dan lahan demi memperkuat sistem pencegahan berbasis masyarakat dan meningkatkan kesiapsiagaan warga menghadapi potensi kebakaran.
Sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi kebakaran mengenai penyebab, dampak, dan bahaya karhutla terhadap kehidupan sosial dan lingkungan akan ditingkatkan secara intensif.
Komitmen PT Pesona Belantara Persada dalam mendukung upaya pencegahan dan penanganan karhutla diwujudkan melalui kesiapsiagaan personel, penyediaan sarana dan prasarana pemadaman, dukungan terhadap operasi di lapangan, koordinasi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan, serta peningkatan keterlibatan masyarakat dalam pencegahan karhutla.
PT PBP memandang bahwa penanganan karhutla merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, aparat, dan masyarakat.
“Kami akan terus berupaya dalam mencegah dan menangani karhutla. Perlindungan lingkungan menjadi bagian penting dari komitmen Perusahaan demi mewujudkan kelestarian hutan secara berkelanjutan,” tutup Budo.(*)
